Redaktur berita Metro TV sungguh teledor ketika membahas
pemberitaan tentang jaringan teroris nasional. Entah mereka dapat info dari
bungkus gorengan atau kliping loakan, sehingga bisa ngawur memasukkan Wahdah
Islamiyah sebagai bagian dari jaringan teroris.
Pemberitaan dari redaktur Metro TV yang keblinger dan
terkesan asal jeplak itu memang seharusnya segera dikoreksi. Jika dibiarkan
begitu saja, maka akan merusak kredibilitas Wahdah Islamiyah sebagai lembaga
dakwah, pendidikan, dan sosial yang legal.
Berikut ini fakta-fakta tentang Wahdah Islamiyah.
Wahdah Islamiyah merupakan ormas Islam yang berdiri sejak
tahun 2002 serta terdaftar di Kementrian Dalam Negeri RI. Jadi Wahdah Islamiyah
berdiri dengan mendaftarkan diri di lembaga pemerintahan, bukan dengan cara
kucing-kucingan dengan aparat.
Wahdah Islamiyah memiliki website resmi yaitu www.wahdah.or.id yang umumnya berisi artikel
islami serta publikasi kegiatan dakwah dan sosial. Hosting dan domain berbayar,
bukan gratisan.
Seluruh kegiatan Wahdah Islamiyah berupa kajian keislaman,
tabligh akbar, aksi sosial, dapat diikuti oleh masyarakat luas dan tidak
bersifat eksklusif kalangan internal organisasi saja.
Oleh karenanya, kepada redaktur berita Metro TV, jika merasa
pejantan tangguh, intelektual sejati, jurnalis jujur dan bernurani, cobalah
berhadapan dengan pengurus Wahdah Islamiyah untuk mempertanggungjawabkan
tuduhan kalian bahwa Wahdah Islamiyah adalah bagian dari jaringan teroris
nasional. Jabarkan dengan bukti ilmiah tentang kebenaran pemberitaan kalian.
Jangan hanya berani lempar berita panas, lalu sembunyi dibalik meja.
Kalau Metro TV diplesetkan dengan Media Teror TV, karena
pemberitaannya selalu main tuding dan tuduh, sehingga orang yang diberitakan
selalu merasa terteror, toh para redaktur
Metro TV itu tidak terima juga kan?
0 comments:
Post a Comment