Monday, 11 January 2016

Wahdah Islamiyah Membantah Tuduhan Keji Metro TV!

Redaktur berita Metro TV sungguh teledor ketika membahas pemberitaan tentang jaringan teroris nasional. Entah mereka dapat info dari bungkus gorengan atau kliping loakan, sehingga bisa ngawur memasukkan Wahdah Islamiyah sebagai bagian dari jaringan teroris.

Pemberitaan dari redaktur Metro TV yang keblinger dan terkesan asal jeplak itu memang seharusnya segera dikoreksi. Jika dibiarkan begitu saja, maka akan merusak kredibilitas Wahdah Islamiyah sebagai lembaga dakwah, pendidikan, dan sosial yang legal.

Berikut ini fakta-fakta tentang Wahdah Islamiyah.

Wahdah Islamiyah merupakan ormas Islam yang berdiri sejak tahun 2002 serta terdaftar di Kementrian Dalam Negeri RI. Jadi Wahdah Islamiyah berdiri dengan mendaftarkan diri di lembaga pemerintahan, bukan dengan cara kucing-kucingan dengan aparat.

Muktamar I Wahdah Islamiyah di Makassar pada 27 Juli 2007 dibuka langsung oleh Wapres RI Jusuf Kalla, bukan dibuka oleh pimpinan Al-Qaeda, Osama Bin Laden.

Wahdah Islamiyah memiliki markas pusat yang beralamat di Jl. Antang Raya 48, Makassar, Sulawesi Selatan. Letaknya mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi atau umum. Jadi jangan bandingkan dengan letak markas OPM, Din Minimi mantan kombatan GAM, atau Kelompok Santoso di Poso yang Anda harus bersusah-susah masuk ke wilayah hutan lebat atau mendaki ke puncak gunung untuk mencapai lokasinya, itu pun Anda belum tentu bisa pulang dengan selamat.

Ormas ini juga memiliki lembaga pendidikan mulai tingkat PAUD hingga perguruan tinggi. Seluruhnya terdaftar di institusi resmi pemerintahan. Tentu lembaga pendidikan yang dimaksud adalah sekolah sebagaimana umumnya, bukan lembaga pendidikan militer yang menghasilkan sniper atau bomber.

Wahdah Islamiyah memiliki website resmi yaitu www.wahdah.or.id yang umumnya berisi artikel islami serta publikasi kegiatan dakwah dan sosial. Hosting dan domain berbayar, bukan gratisan.
Seluruh kegiatan Wahdah Islamiyah berupa kajian keislaman, tabligh akbar, aksi sosial, dapat diikuti oleh masyarakat luas dan tidak bersifat eksklusif kalangan internal organisasi saja.

Jadi organisasi ini resmi didirikan dengan mengikuti prosedur undang-undang organisasi kemasyarakatan. Tidak ada gerakan organisasi untuk memisahkan diri dari NKRI atau dorongan melakukan aksi bombardir ditempat-tempat umum. Membunuh kucing saja diharamkan, apalagi membunuh manusia.

Oleh karenanya, kepada redaktur berita Metro TV, jika merasa pejantan tangguh, intelektual sejati, jurnalis jujur dan bernurani, cobalah berhadapan dengan pengurus Wahdah Islamiyah untuk mempertanggungjawabkan tuduhan kalian bahwa Wahdah Islamiyah adalah bagian dari jaringan teroris nasional. Jabarkan dengan bukti ilmiah tentang kebenaran pemberitaan kalian. Jangan hanya berani lempar berita panas, lalu sembunyi dibalik meja.

Kalau Metro TV diplesetkan dengan Media Teror TV, karena pemberitaannya selalu main tuding dan tuduh, sehingga orang yang diberitakan selalu merasa terteror, toh para redaktur  Metro TV itu tidak terima juga kan?




0 comments:

Post a Comment